Cara Memilih Baby Bouncer Yang Aman Untuk Bayi

Memasuki persalinan, Anda tentunya sudah menyiapkan sejumlah daftar belanjaan untuk kebutuhan bayi. Mulai dari pakaian, tempat tidur bayi, sampai baby bouncer / bouncer bayi.

Bouncer bayi merupakan tempat duduk bayi yang dapat dikontrol posisi sandarannya serta dapat diayun-ayun. Adanya efek suara pada bouncer bayi juga diharapkan dapat menstimulasi indera pendengaran bayi.

Mengutip website Very Well Family, menempatkan bayi di alat ini bisa membuat sebagian bayi tenang dan cepat tidur saat diayunkan. Selain itu, bisa meringankan profesi Anda apabila si kecil lebih menyukai tidur sambil diayun pelan dibandingkan ditaruh di kasur saja.

Akan tetapi, sangat dianjurkan mengamati penggunaanya. Bouncer bayi juga bisa berisiko bagi bayi apabila tidak mendapatkan pengawasan dari orang dewasa. Misalkan saja terjatuh ketika bayi sedang aktif bergerak dan lupa dipakaikan sabuk pengaman. Selain itu, sebelum membeli bouncer bayi, sebaiknya Anda melihat 4 hal ini supaya aman digunakan bayi.

1. Penopang Bouncer yang Kokoh dan Kuat
Pilihlah penopang bouncer yang kokoh dan kuat. Jangan membeli bouncer yang penopangnya tak kokoh. Selain tidak awet, Anda tentu tidak ingin si kecil berisiko terjatuh sebab penopangnya tidak kuat menahan gerakan bayi yang mulai lincah. Cara memilihnya merupakan dengan meletakkan bouncer bayi di lantai, kemudian dihidupkan mode bergetar atau ayunnya. Seandainya bouncer tidak bergeser saat dihidupkan, itu berarti bouncer cukup kokoh.

2. Periksa Posisi Sandaran Bouncer
Pilih bouncer yang sandarannya bisa dikontrol hingga ke posisi rebahan seperti tempat tidur. Atau minimal sandaran bisa dikontrol supaya tidak terlalu tegak. Hal ini perlu dilihat apabila Anda ingin membelikan bouncer bagi buah hati. Selain itu, sandaran bouncer yang terlalu tegak juga beresiko mengganggu pertumbuhan tulang belakang si bayi.

3. Cek Kekuatan Sabuk Pengaman
Cara memilihnya dengan meletakkan baby bouncer di lantai, kemudian hidupkan mode bergetar atau ayunnya. Seandainya bouncer tidak bergeser saat dihidupkan, itu berarti bouncer cukup kokoh.

4. Tempat Duduk Nyaman
Memilih tempat duduk bouncer yang empuk, tidak panas, dan gampang meresap keringat merupakan hal wajib karena tempat duduk bouncer yang mempunyai mutu buruk bisa beresiko membuat kulit bayi iritasi ketika berkeringat.

Tapi, sekali lagi Anda harus ingat, sekalipun alat ini bisa menolong, Anda harus tetap mengawasi si kecil ketika sedang berada di bouncer bayi.

Jangan menaruh bouncer bayi di permukaan yang tinggi, supaya bayi tidak jatuh karena aktif bergerak. Jangan juga meninggalkan bayi terlalu lama di alat ini kalau dia telah tertidur. Segera pindahkan si kecil ke tempat tidur, sebab alat ini tidak cukup aman untuk menjadi tempat tidur bayi.

Baca Juga: Car Seat Bayi

Tinggalkan Balasan